Senin, 06 September 2010

Benda Terbang Aneh

Benda Terbang Aneh (disingkat BETA; identik dengan makna dari istilah bahasa Inggris: Unidentified Flying Object disingkat UFO) atau sering kali disebut sebagai benda terbang tak dikenal adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Istilah BETA diperkenalkan oleh Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) era 1960-an RJ Salatun untuk fenomena ini [1]. Istilah lain yang digunakan adalah "piring terbang" (bahasa Inggris: flying saucer) dan pertama kali digunakan wartawan untuk menggambarkan benda terbang misterius yang dilihat oleh Kenneth Arnold, yaitu sembilan obyek terbang aneh dalam suatu formasi di atas gunung Rainier, pegunungan Cascade, Washington.[2] Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Juni 1947. Sejak saat itu, istilah “Piring Terbang” mempengaruhi imajinasi banyak orang.[3]
Istilah lain yang juga sempat diperkenalkan adalah BETEBEDI (Benda Terbang Belum Dikenal) yang dikemukakan oleh seorang akuntan publik dari Bandung yang bernama C.M. Tanadi yang pada tahun 80-an banyak menerbitkan buku terjemahan tentang fenomena ini dan majalah yang bernama Betebedi.

Beberapa catatan dari zaman kuno

Ukiran kayu pada tahun 1566 karya Hans Gleser, yang melukiskan kejadian di Nuremberg tahun 1561.
  • Sastra Hindu Kuno, Ramayana, menguraikan penggunaan mesin terbang rumit, yang kemudian menjadi objek terhadap spekulasi tentang BETA.
  • Penulis Romawi, Iulius Obsequens, menulis bahwa pada tahun 99 SM, "di Tarquinia menjelang matahari terbenam, objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur".
  • Pada zaman Nabi Muhammad SAW, Usayd bin Hudhayr melihat gumpalan awan yang menyerupai payung yang mengagumkan, dan belum pernah terlihat olehnya sebelumnya. Awan tersebut terlihat sangat indah dihiasi dengan benda berkedip-kedip seperti lampu bergantungan, tergantung seperti lampu-lampu memenuhi ufuk dengan sinarnya yang terang. Akhirnya awan tersebut terbang lebih tinggi kemudian menghilang [5] Keesokan harinya Usaid pun menemui Muhammad dan menceritakan apa yang telah ia lihat semalam, kemudian Muhammad pun berkata bahwa, itu adalah malaikat yang ingin mendengarkan Usayd membaca Al-Qur'an.[6] 

  • Pada tanggal 24 September tahun 1235, Jendral Yoritsune dan pasukannya mengamati bola aneh bercahaya yang terbang dengan pola tak beraturan di langit malam dekat Kyoto, Jepang. Penasihat jendral menyuruhnya agar tidak usah khawatir – itu hanyalah angin yang menyebabkan bintang kelihatan bergoyang.[7][8]
Penampakan-penampakan tersebut biasanya dihubungkan sebagai gejala supernatural, malaikat, dan simbol-simbol keagamaan lainnya. Beberapa penyelidik mempercayai penampakan tersebut sebagai penampakan benda aneh di zaman kuno yang berhubungan dengan laporan piring terbang di zaman modern.

Penampakan di zaman modern

Sebelum istilah "Piring Terbang" dan "BETA" dipilih, terdapat banyak laporan tentang penampakan fenomena aneh di udara. Laporan-laporan di bawah ini terjadi pada pertengahan abad XIX sampai awal abad XX.
  • Pada bulan Juli 1868, penyelidik BETA mendokumentasikan penampakan piring terbang yang yang terjadi di kota Copiapo, Chili.[11]
  • Pada tanggal 25 Januari 1878, Denison Daily News menulis bahwa petani lokal yang bernama John Martin melaporkan penampakan objek terbang yang besar, gelap, dan bulat menyerupai balon terbang "dengan kecepatan yang menakjubkan". Ia membandingkan ukuran objek tersebut saat berada di atas kepalanya sebagai "piring yang besar".[12]
  • Insiden Fátima atau "Keajaiban dari Matahari", disaksikan oleh puluhan orang di antara ribuan orang di Fátima, Portugal pada tanggal 13 Oktober 1917, dipercaya oleh beberapa peneliti bahwa kejadian itu benar-benar merupakan peristiwa penampakan piring terbang.
  • Dalam pihak Eropa maupun pihak Jepang selama Perang Dunia II, penampakan "Pejuang musuh" (bola bercahaya dan terdapat bentuk lainnya yang mengikuti pesawat) dilaporkan oleh kedua pihak dan pilot negara yang berseteru.[13]
  • Pada tangal 25 Februari 1942, tentara Amerika Serikat mendeteksi adanya pesawat terbang tak dikenal yang diamati lewat pandangan mata dan pada radar di atas Los Angeles, wilayah Kalifornia. Asal-usul pesawat tersebut tidak pernah diketahui. Insiden tersebut kemudian dikenal sebagai "Pertempuran Los Angeles", atau "Peyerangan udara di pesisir barat".[14]
Sebuah BETA di atas New Hampsire pada tahun 1870, yang dikenal sebagai kapal terbang misterius.

Kesaksian Kenneth Arnold

Pada masa akhir Perang Dunia II, kemahsyuran BETA dimulai dengan laporan penampakan benda terbang aneh oleh seorang pengusaha Amerika, Kenneth Arnold, pada tanggal 24 Juni 1947 ketika mengendarai pesawat pribadinya di dekat Gunung Rainier, Washington. Ia melaporkan penampakan sembilan objek terbang bersinar melintasi Gunung Rainier menuju Gunung Adams dengan "kecepatan yang luar biasa". Dia bercerita kepada seorang wartawan surat kabar bahwa benda itu bergerak dengan kecepatan 1600km/jam.[3] Arnold kemudian mengatakan bahwa mereka "terbang seperti piringan jika dilemparkan melintasi air" dan ia juga mengatakan bahwa mereka "gepeng seperti kue pai", "berbentuk seperti piring", dan "berbentuk seperti bulan sabit, lonjong di depan dan cembung di belakang, ... mereka kelihatan seperti cakram pipih yang besar" (namun kemudian penampakannya digambarkan berbentuk seperti sabit). Laporan Arnold tersebut membuat masyarakat dan media masa terarik sehingga munculah istilah "Piring Terbang" dan "Cakram Terbang". Setelah laporan Arnold menjadi terkenal, beberapa minggu kemudian ratusan laporan penampakan yang berbeda bermunculan, banyak yang berasal dari Amerika Serikat, namun dari negara lain juga cukup banyak. Mungkin yang paling terkenal di antara laporan tersebut adalah laporan dari awak pesawat United Airlines, yang melihat penampakan sembilan objek seperti cakram di atas Idaho pada petang hari tanggal 4 Juli. Pada masa itu, penampakan tersebut lebih banyak diperbincangkan daripada laporan Arnold dan membuat seolah-olah mempercayai apa yang pernah dilaporkan oleh Arnold. Beberapa hari kemudian banyak surat kabar di Amerika yang dipenuhi oleh berita terbaru tentang "piring terbang" atau "cakram terbang" pada halaman depannya.

Insiden di Roswell

Pada tanggal 4 Juli 1947, fenomena piring terbang yang terkemuka terjadi di kota Roswell, New Mexico, dan terkenal sebagai "Insiden Roswell". Sebuah serpihan yang dianggap sebagai serpihan kapal ruang angkasa ditemukan di sebuah daerah peternakan setelah badai menerjang. Serpihan-serpihan tersebut dikumpulkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat tanpa meninggalkan bekas. Grady Barnett dan tim arkeologinya menemukan BETA berbentuk cakram yang jatuh beserta empat alien berupa manusia berkepala besar dan berwarna abu-abu. Komandan di pangkalan Angkatan Udara Roswell mengatakan pada wartawan bahwa ada cakram terbang yang ditemukan di tempat itu. Dua konferensi pers diadakan pada tanggal 8 Juli dan menyatakan bahwa serpihan yang menjadi penyebab masalah bukan berasal dari BETA, melainkan dari balon cuaca. Namun menurut Roswell Daily Record, serpihan di Roswell berasal dari BETA yang jatuh, asal dari empat alien yang tertangkap.[3] Dari kejadian ini digunakanlah istilah "UFO" pertama kalinya menggantikan penggunaan istilah "Piring Terbang" pada tahun 1952 oleh Kapten Edward J. Ruppelt. Ruppelt menceritakan pengalamannya dengan Proyek Buku Biru dalam catatannya, "The Report on Unidentified Flying Objects" (laporan mengenai objek terbang tak dikenal) (1956), juga merupakan buku pertama yang menggunakan istilah UFO.[15]

Penampilan dalam budaya populer

BETA dan makhluk hidup yang menyertainya, yang biasa disebut makhluk asing (“alien”) , atau mahluk planet lain ("Extra Terrestrial" atau E.T.), banyak diadaptasi ke dalam film maupun layar televisi. E.T. adalah singkatan dari "Extra Terrestrial", yang artinya berasal dari luar bumi. Karena ada teori yang mengatakan bahwa makhluk yang datang dengan BETA bisa saja berasal dari bumi (dari dalam bumi atau dasar laut), maka penggunaan istilah mahluk aneh (alien) lebih sering digunakan daripada mahluk asing (E.T.).
Kemunculan dalam budaya populer:
Film:
Televisi:


Sebuah poster dari film "Earth vs. the Flying Saucers" yang mengisahkan tentang serbuan "piring terbang" ke bumi

Jajak pendapat

Beberapa jajak pendapat diselenggarakan untuk mengetahui pemikiran masyarakat tentang BETA:
  • Pada jajak pendapat tahun 2006, 24,6% warga Amerika setuju (atau sangat setuju) bahwa BETA mungkin merupakan pesawat ruang angkasa dari dunia lain.[16]
  • Pada tahun 2000, suatu jajak pendapat bersama sejumlah media mengungkapkan bahwa lebih banyak orang muda di Inggris saat ini yang percaya hantu dan makhluk angkasa luar ketimbang percaya pada Tuhan. Polling terhadap 1.000 orang muda menunjukkan bahwa sekitar 67% dari mereka yang berusia 15-24 tahun percaya akan hantu dan 61% lagi kepada makhluk angkasa luar atau BETA. Sebanyak 22% dari yang percaya piring terbang, yakin sepenuhnya, 39% masih setengah-setengah.

Fenomena yang terkait dengan BETA

Beberapa fenomena di angkasa maupun di darat, seperti misalnya cahaya misterius, penculikan oleh alien, lingkaran tanaman, dan lain-lain yang masih misterius sering dikaitkan dengan piring terbang, karena sebagian orang menganggapnya bukan berasal dari bumi atau bukan disebabkan oleh manusia.

Cahaya misterius di langit

BETA tidak hanya berupa pesawat, namun juga cahaya misterius di langit.[2] Fenomena yang menyangkut cahaya misterius di langit sudah tercatat semenjak zaman dulu kala. Beberapa peneliti BETA telah menemukan adanya gejala alam yang terkait dengan fenomena cahaya misterius, seperti misalnya meteor, namun beberapa di antaranya dianggap masih misterius.
  • Ditemukan sebuah catatan mengenai penampakan cahaya misterius pada masa pemerintahan Firaun Thutmosis III (1450 SM) di Mesir. Dalam sebuah lembar papirus yang ditemukan oleh Alberto Siliotti, tercatat bahwa Firaun pernah melihat "lingkaran-lingkaran api" di langit.
  • Pada tanggal 24 September tahun 1235, Jendral Yoritsune dan pasukannya mengamati benda terbang aneh berbentuk bulat dan bercahaya dengan pola tak berarturan di langit malam dekat Kyoto, Jepang.
  • Selama masa Perang Dunia II, pihak Eropa dan Jepang melaporkan penampakan bola misterius yang bercahaya dan mengikuti pesawat mereka. Cahaya misterius itu disebut "Pejuang musuh" (Foo Fighter).
  • Tahun 1951, di Lubbock, Texas, muncul cahaya misterius di langit malam membentuk formasi huruf V. Kecepatannya sekitar 650 km/jam. Namun petugas setempat mengatakan bahwa itu semua hanyalah angsa terbang yang diterangi lampu jalanan atau pesawat pembom uji coba yang sedang diuji di tempat itu.[3]
  • Selama tahun 1981-1985, para ilmuwan Norwegia menyelidiki cahaya yang tampak di atas Hessdalen. Cahaya itu tampak berpindah dan mengikuti gerakan mata pengamat. Namun para ahli kemudian menyimpulkan bahwa cahaya itu adalah fenomena alam.[3]

Penculikan oleh mahluk asing

Ilustrasi seniman yang menggambarkan adegan diculiknya Travis Walton oleh benda terbang tak dikenal yang menyorotkan cahaya.
Fenomena tentang penculikan oleh mahluk asing banyak muncul dalam buku-buku, literatur, dan film dokumenter yang kebenarannya tidak dapat dipastikan. Beberapa orang pernah mengatakan bahwa dirinya pernah diculik oleh mahluk asing. Kesaksian tentang penculikan oleh mahluk asing ini biasanya diawali dengan penampakan BETA dan mahluk asing yang menyertainya. Banyak korban penculikan yang mengatakan bahwa dirinya diajak masuk ke dalam sebuah pesawat asing, dan setelah di sana tubuh mereka diteliti. Setelah beberapa jam (kadangkala beberapa hari), korban muncul kembali di suatu tempat dengan ingatan yang samar-samar. Umumnya orang yang diculik mahluk asing mengalami depresi, hilang ingatan, insomnia, dan luka atau memar yang tidak diingat penyebabnya. Penculikan biasanya terjadi di malam hari ketika korban tidur. Para ahli psikoterapi yang menangani kasus penculikan oleh mahluk asing sering meyimpulkan bahwa fenomena tersebut merupakan pekerjaan "makhluk gaib" atau "mahluk spiritual" (Bahasa Inggris: spiritual beings).
Salah satu kisah penculikan terkenal adalah kisah penculikan Travis Walton. Travis adalah seorang penebang kayu di daerah Arizona. Ia mengaku diculik oleh benda asing tak dikenal. Benda tersebut terbang di angkasa dan melumpuhkannya dengan menyorotkan cahaya. Setelah mengalami pengalaman aneh itu, Walton menulis sebuah buku berjudul The Walton Experience (Pengalaman Walton). Buku tersebut diangkat menjadi sebuah film dengan judul Fire in the Sky.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa korban penculikan diajak ke dimensi yang berbeda dengan dimensi manusia, karena dalam suatu kasus penculikan korban merasa diculik pada jam 09.00 dan dikembalikan pukul 09.00 pula, padahal ia merasa diculik berjam-jam. Menurut peneliti BETA, ini adalah kemungkinan pemindahan dimensi, dimana waktu dalam dimensi lain berbeda dengan waktu dalam dimensi manusia.

Mutilasi ternak

Terdapat ratusan laporan mengenai kasus mutilasi yang menyerang hewan ternak, seperi misalnya sapi dan kuda. Dalam suatu kasus, hewan ternak yang dimutilasi organ dalamnya menghilang dan kepalanya dikuliti dengan sekali cukuran. Yang lebih aneh yaitu tidak ada bekas darah di tanah dan terdapat tanda-tanda pembuangan gas di sekeliling tubuh korban. Kasus yang sama juga diterima dari seluruh dunia. Beberapa orang menganggap bahwa peristiwa itu adalah perbuatan para pemuja setan. Ada yang berpendapat bahwa itu semua dilakukan oleh mahluk asing dari BETA yang ingin meneliti organ dalam binatang.

[sunting] Lingkaran tanaman

Sebuah pola lingkaran tanaman di tengah ladang.
Di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, banyak ditemui fenomena lingkaran tanaman (Bahasa Inggris: crop circle). Fenomena lingkaran tanaman adalah munculnya pola-pola aneh, seperti misalnya lingkaran, simbol-simbol, dan pola-pola geometri di ladang pertanian. Fenomena ini biasanya terjadi di ladang pertanian saat musim panas. BETA sering dihubungkan dengan kemunculan fenomena tersebut karena ada yang mengganggap bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh pesawat ruang angkasa yang mendarat.[3]

[sunting] Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda adalah salah satu lokasi misterius di muka bumi. Banyak pesawat terbang maupun kapal laut yang dilaporkan hilang di daerah Segitiga Bermuda. Banyak teori yang dilontarkan untuk menjelaskan peristiwa kehilangan di sekitar kawasan Segitiga Bermuda, dan salah satu teori menyatakan bahwa adanya dimensi lain dan pangkalan BETA di area Segitiga Bermuda. Penerbangan 19 yang lenyap di daerah Segitiga Bermuda menyatakan bahwa mereka melihat cahaya-cahaya aneh, tepat sebelum mereka menghilang. Cahaya-cahaya aneh tersebut dianggap sebagai efek visual yang aneh, atau bahkan pesawat BETA.

Jenis-jenis penampakan BETA

Beberapa peneliti BETA mengklasifikasikan piring terbang berdasarkan penampakan bentuk dari objek yang dilaporkan maupun yang terekam. Kategori berdasarkan ciri-cirinya meliputi:
  • Piring, topi, atau "pesawat" berbentuk cakram tanpa dorongan yang terlihat atau terdengar (siang dan malam)
  • Cahaya yang bergerak cepat atau cahaya yang mampu berpindah tempat dengan cepat
  • "Pesawat" segitiga raksasa atau pola cahaya berbentuk segitiga
  • "Pesawat" berbentuk cerutu dengan jendela bercahaya (bola meteor kadangkala dilaporkan dengan ciri-ciri ini, namun sebenarnya merupakan fenomena yang sangat berbeda)
  • Lainnya: segitiga sama sisi, bulatan (biasanya dilaporkan bercahaya, menyala-nyala di saat malam), kubah, intan, benda-benda hitam tak berbentuk, telur, dan tabung.
Beberapa macam bentuk BETA
Rekaan
Ovni-omni.png
Blacktriangle.jpg
Foofighter.png
Arnold1.jpg
BETA berbentuk piringan atau cakram. BETA berbentuk segitiga dengan pola cahaya berbentuk segitiga. BETA berbentuk bulatan bercahaya (tampak 3 cahaya sedang mengikuti pesawat). BETA berbentuk sabit, seperti yang digambarkan oleh Kenneth Arnold.
Penampakan

1871UFO.gif
Ghostrocket 7-09-1946.jpg


BETA berbentuk cerutu yang terbang di atas New Hampshire. BETA berbentuk seperti meteor, disebut Ghost Rocket (Roket Hantu). Gambar diambil di Swedia.

Sebuah awan yang berbentuk lensa, mirip dengan sebuah pesawat BETA dalam gambaran umum.

[sunting] Penelitian dan teori

Greys, jenis mahluk aneh/asing yang sering muncul dalam kisah penculikan.
Banyak teori beredar mengenai asal-usul BETA, salah satunya yang paling populer berpendapat bahwa mereka ini sebenarnya adalah pesawat luar angkasa dari planet lain yang mengunjungi bumi. Namun demikian, teori ini sendiri belum didukung dengan bukti yang kuat sehingga kedudukannya masih lemah. Salah satu sebabnya karena ilmu yang menyelidiki mengenai BETA, Ufologi, masih cenderung dianggap sebagai pseudo science (ilmu palsu) akibat sulitnya mendapatkan bukti-bukti atau data-data ilmiah yang bisa dikembangkan menjadi teori ilmiah.
Dari hasil penelitian para ilmuwan dan kalangan militer, diketahui sekitar 90% hingga 95% laporan penampakan BETA adalah kesalahan identifikasi, fenomena alam, atau tipuan yang sengaja dibuat, sedangkan 5% sisanya tetap menjadi misteri yang tidak bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan modern walaupun data yang dikumpulkan cukup lengkap.
Banyak BETA yang dilaporkan sebenarnya merupakan sebuah planet, bintang, atau meteor yang cemerlang. Orang-orang juga telah melaporkan pesawat terbang, peluru kendali, satelit, burung, segerombolan serangga, dan balon cuaca sebagai BETA. Kondisi cuaca yang tidak biasa dapat juga menciptakan ilusi optik yang diyakini sebagai BETA. Para penyelidik BETA dapat menjelaskan sebagian besar fenomena BETA, namun hanya sebagian kecil yang tidak diketahui.[2]
Banyak peneliti yang mencoba menanggapi fenomena BETA dan memberi penjelasan yang masuk akal. Ilmuwan Kanada menemukan hubungan antara fenomena BETA dengan gempa bumi. Menurutnya, tekanan pada batuan sebelum gempa bumi dapat menghasilkan medan listrik kuat dan cahaya aneh. Hasil penelitian Angkatan Udara AS menyatakan bahwa fenomena penampakan BETA sebagian besar merupakan fenomena alam, termasuk penampakan meteor, gejala autokinesis, gangguan emosional, dan sebagainya.
Meskipun jawaban yang masuk akal terhadap fenomena misterius telah dilontarkan, namun peristiwa seperti jatuhnya BETA di Roswell masih merupakan misteri. Fakta dari kejadian itu ditutup-tutupi oleh pemerintah Amerika Serikat sehingga munculah "Teori Konspirasi" dan masyarakat menganggap bahwa pemerintah AS menyimpan dan mempelajari BETA yang mengalami kecelakaan di Roswell, di sebuah tempat rahasia di Nevada yang disebut Area 51.

Makhluk gaib dan Jin

Menurut Thomas E. Bullard yang menulis UFO Abduction Reports: The Supernatural Kidnap Narrative Returns in Technological Guise, kepercayaan bahwa BETA berasal dari dimensi lain sama halnya dengan kepercayaan bahwa terdapat jin dan makhluk halus di dimensi yang berbeda.[17]

Gejala psikologi

Penyelidikan tentang BETA telah memberikan penemuan berharga tentang fenomena di atmosfer dan psikologi. Dalam ilmu psikologi, penyelidikan terhadap penampakan BETA telah menyatakan informasi tentang salah penafsiran, ilusi penglihatan, halusinasi, dan kepribadian yang cenderung suka mengkhayal, yang mungkin menjadi penjelasan mengapa beberapa orang mau mempercayai pembual seperti misalnya George Adamski. Banyak yang mempertanyakan kebenaran tentang hipnotis dalam kasus penculikan oleh BETA.
Psikolog yang terkenal, Carl Gustav Jung, menyatakan bahwa BETA hanyalah isapan jempol belaka. Menurutnya, BETA adalah proyeksi dari alam bawah sadar manusia. Bentuk lingkaran BETA yang tetap adalah gambaran bawah sadar yang kuat. Carl G. Jung menyimpulkan bahwa ketertarikan terhadap BETA adalah hal yang alamiah dan merupakan fungsi psikologis manusia yang tidak dapat dielakkan.[18]

Teori konspirasi

BETA merupakan salah satu unsur teori konspirasi pemerintah AS yang dianggap oleh masyarakat bahwa mereka menutupi keberadaan alien dan BETA, atau bahkan dikatakan bahwa pemerintah bekerja sama dengan mereka. Terdapat pula pemusnahan atau penyitaan barang bukti yang menampilkan BETA ke khalayak ramai. Beberapa saksi mata yang melihat BETA mengatakan bahwa dirinya pernah didatangi oleh agen pemerintah, yang menyamar dan mengaku sebagai anggota FBI, atau berpakaian serba hitam, sehingga sering disebut Men in Black. Mereka datang hanya untuk meyakinkan seorang saksi BETA agar tidak mempublikasikan hasil bukti penampakan BETA yang mereka dapatkan. Tindakan tersebut terkesan seolah-olah menutupi segala barang bukti yang berkaitan dengan BETA.[3]
  • Pada tanggal 4 Juli 1947, di Roswell, New Mexico, sebuah BETA dilaporkan jatuh. Konon di dalamnya terdapat empat alien (2 mati, 1 lari kemudian mati ditembak, 1 sekarat kemudian mati). Angkatan Udara AS kemudian mengautopsi keempat tubuh alien tersebut dan mengumpulkan serpihan-serpihan BETA yang meledak tanpa meninggalkan bekas. Peristiwa tersebut ditutup-tutupi dan pemerintah AS mengatakan bahwa balon percobaan AS yang bernama Skyhook meledak. Pemerintah AS juga mengatakan mereka tidak memiliki serpihan BETA dan mayat alien. Pernyataan tersebut tidak membuat masyarakat umum percaya begitu saja sehingga lahirlah "teori konpirasi".
  • Pada tanggal 7 Juli 1947, William Rhodes mengambil foto yang menampilkan benda asing terbang di atas Phoenix, Arizona.[19] Foto-foto tersebut kemudian muncul dalam surat kabar di Phoenix dan beberapa koran lainnya. Menurut dokumen dari Proyek Buku Biru, agen CIC dan agen FBI mewawancarai Rhodes pada tanggal 29 Agustus dan meyakinkannya untuk menyerahkan negatif film (yang menampilkan objek asing). Agen CIC dengan sengaja menyembunyikan identitas aslinya, meninggalkan Rhodes untuk meyakinkannya bahwa kedua orang tersebut adalah agen FBI. Rhodes mengatakan bahwa ia menginginkan negatif filmnya kembali, namun ketika ia mencari mereka ke kantor FBI di kemudian hari, ia diberitahu bahwa ia tidak akan mendapatkan barangnya kembali, walaupun Rhodes kemudian mencoba lagi namun tidak berhasil.[20][21]
  • Di tahun 1950 di Montana, Nicholas Mariana merekam gambar beberapa objek asing di udara dan menyerahkan film tersebut kepada Angkatan Udara Amerika Serikat, namun bagian terpenting dari film tersebut yang menampilkan benda aneh seperti cakram berputar, dihilangkan saat dikembalikan kepadanya.

[sunting] Tipuan

Potret sebuah benda yang diklaim sebagai BETA oleh George Adamski. Gambar diambil pada tanggal 13 Desember 1952.
Salah satu foto BETA yang diambil oleh Billy Meier pada tanggal 9 Juli 1975 di Swiss.
Di antara banyaknya saksi mata yang mengaku pernah melihat BETA, beberapa di antaranya diketahui merupakan seorang pembual. Mereka membuat bualan tentang penampakan dan laporan mengenai BETA. Dan kadangkala sebelum kebohongan mereka terungkap, para pembual dan kisah mereka cukup populer.
  • Mungkin yang terkenal adalah bualan Ed Walters tahun 1987, dibuat di Gulf Breeze, Florida. Pertama Walters melihat BETA kecil di dekat rumahnya, kemudian ia melihat BETA yang sama untuk kedua kalinya dan alien kecil yang berdiri di pintu belakang rumahnya setelah anjingnya menggonggong. Beberapa gambar pesawat BETA diambil, namun tidak ada gambar makhluknya. Tiga tahun kemudian tepatnya tahun 1990, setelah keluarga Walters pindah, penghuni baru menemukan sebuah model BETA tersembunyi di loteng dan tak dapat dipungkiri lagi bahwa bentuknya mirip dengan BETA yang muncul dalam foto yang diambil Walters. Banyak saksi mata dan pengumpat yang datang ke sana setelah koran Pensacola menulis berita tentang model BETA yang ditemukan, dan beberapa penyelidik menyatakan bahwa penampakan tersebut adalah tipuan.[22]
  • Saksi seperti misalnya George Adamski, menyatakan bahwa dirinya terbang bersama BETA. Kini kisahnya dianggap bualan.
  • Bob White (pemburu BETA) memiliki artifak BETA.
  • Billy Meier, beberapa hasil pemotretannya dianggap tipuan belaka.

[sunting] Lihat pula

Fenomena terkait:
Lokasi terkait:
Topik terkait:

[sunting] Referensi

[sunting] Situs dan bahan bacaan

  1. ^ (id) Kompas, Minggu 20 Januari 2008 hal.23. Hobi dan komunitas.
  2. ^ a b c Chancelor Press: Tell Me About? – Space and Technology. Edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh: Quality Press. Alih bahasa: Drs. Alexander Sindoro
  3. ^ a b c d e f g "The Unexplained Series": UFO. Oleh: John Duncan. Ticktock Publishing. Edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh: PT. Elex Media Komputindo. Alih bahasa: Veronica Angela SF. ISBN 979-20-2657-6.
  4. ^ Ridge, Francis L.. The Report on Unidentified Flying Objects. National Investigations Committee on Aerial Phenomena. Retrieved on 2006-08-19.
  5. ^ (id) "Sosok Para Sahabat Nabi", karangan Dr. Abdurrahman Ra'fat Al-Basya, penerbit Pustaka Mantiq, Solo, 1996, Halaman 145-146 dan buku "Kisah Sahabat Nabi 1", terbitan MIZAN, mengisahkan pengalaman yang cukup menakjubkan dari Usaid bin Hudhair.
  6. ^ “Itu malaikat yang ingin mendengarkan engkau membaca Al-Qur’an, hai Usaid. Seandainya engkau teruskan bacaanmu, pastilah orang banyak akan melihatnya pula. Pemandangan itu tidak akan tertutup dari mereka.” Hadits riwayat ...
  7. ^ UFOs in History. LA UFO.com. Retrieved on 2006-08-19.
  8. ^ Historical sightings. Space-2001.net. Retrieved on 2006-08-19.
  9. ^ UFOs Over Nuremberg (April 4, 1561). Today in Odd History. News of the Odd. Retrieved on 2006-08-19.
  10. ^ Electric power & Radio, computer, UFO-Drug history 1556-1971. Electric Power Radio. Retrieved on 2006-08-19.
  11. ^ UFO Area.com (Jacques Vallee, Passport to Magonia On Ufos, Folklore, and Parallel Worlds)
  12. ^ http://www.nicap.dabsol.co.uk/fsar-chVII.htm
  13. ^ http://www.time.com/time/magazine/article/0,9171,775433,00.html
  14. ^ http://brumac.8k.com/BATTLEOFLA/BOLA1.html
  15. ^ Ridge, Francis L.. The Report on Unidentified Flying Objects. National Investigations Committee on Aerial Phenomena. Retrieved on 2006-08-19.
  16. ^ Baylor Institute for Studies of Religion - American Piety in the 21st Century – September 2006. [1]
  17. ^ UFO Abduction Reports: The Supernatural Kidnap Narrative Returns in Technological Guise
  18. ^ Carl Gustav Jung, "Flying Saucers: A Modern Myth of Things Seen in the Skies" (translated by R.F.C. Hull); 1979, Princeton University Press, ISBN 0-691-01822-7
  19. ^ Roswellproff.com There have been allegations of supression of UFO related evidence
  20. ^ Project Blue Book.org – 1
  21. ^ Project Blue Book.org – 2
  22. ^ UFO case Book.com – Hoax from Gulfbreeze

[sunting] Bacaan lebih lanjut

[sunting] Pranala luar



 

Segitiga Bermuda ( Sebuah Misteri Yang tak terjamah )

Segitiga Bermuda (bahasa Inggris: Bermuda Triangle), kadang-kadang disebut juga Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa.

Sejarah Awal
Pada masa pelayaran Christopher Colombus, ketika melintasi area segitiga Bermuda, salah satu awak kapalnya mengatakan melihat “cahaya aneh berkemilau di cakrawala”. Beberapa orang mengatakan telah mengamati sesuatu seperti meteor. Dalam catatannya ia menulis bahwa peralatan navigasi tidak berfungsi dengan baik selama berada di area tersebut.
Berbagai peristiwa kehilangan di area tersebut pertama kali didokumentasikan pada tahun 1951 oleh E.V.W. Jones dari majalah Associated Press. Jones menulis artikel mengenai peristiwa kehilangan misterius yang menimpa kapal terbang dan laut di area tersebut dan menyebutnya ‘Segitiga Setan’. Hal tersebut diungkit kembali pada tahun berikutnya oleh Fate Magazine dengan artikel yang dibuat George X. Tahun 1964, Vincent Geddis menyebut area tersebut sebagai ‘Segitiga Bermuda yang mematikan’, setelah istilah ‘Segitiga Bermuda’ menjadi istilah yang biasa disebut. Segitiga bermuda merupakan suatu tempat dimana di dasar laut tersebut terdapat sebuah piramid besar mungkin lebih besar dari piramid yang ada di Kairo Mesir. Piramid tersebut mempunyai jarak antara ujung piramid dan permukaan laut sekitar 500 m,di ujung piramid trsebut terdapat dua rongga lubang lebih besar.

Penjelasan Dari berberapa Sumber
Berikut adalah penjelasan dari beberapa narasumber yang menyatakan keanehan Segitiga Bermuda bahwa di sana terdapat gas methan, dianggap kapal yang hilang di sana telah melampaui batas kargo, Pangkalan UFO, tempat berkumpulnya para setan golongan Jin (Istana Setan) dan ada yang mengatakan bahwa di sanalah terletak telaga "Air Kehidupan" yang sanggup membuat awet muda dan panjang umur.

Muatan Berlebih
Perusahaan asuransi laut Lloyd's of London menyatakan bahwa segitiga bermuda bukanlah lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut. Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus.

Gas Methana dan pusaran air

Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius adalah adanya gas metana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.
Menurut Bill Dillon dari U.S Geological Survey, air bercahaya putih itulah penyebabnya. Didaerah segitiga maut Bermuda, tapi juga di beberapa daerah lain sepanjang tepi pesisir benua, terdapat "tambang metana". tambang ini terbentuk kalau gas metana menumpuk di bawah dasar laut yg tak dapat ditembusnya. Gas ini dapat lolos tiba2 kalau dasar laut retak. Lolosnya tdk kepalang tangung. Dengan kekuatan yg luar biasa, tumpukan gas itu menyembur ke permukaan sambil merebus air, membentuk senyawaan metanahidrat.
Air yang dilalui gas ini mendidih sampai terlihat sebagai "air bercahaya putih". Blow out serupa yg pernah terjadi dilaut Kaspia sudah banyak menelan anjungan pengeboran minyak sebagai korban. Regu penyelamat yang dikerahkan tidak menemukan sisa sama sekali. Mungkin karena alat dan manusia yang menjadi korban tersedot pusaran air, dan jatuh kedalam lubang bekas retakan dasar laut, lalu tanah dan air yg semula naik ke atas tapi kemudian mengendap lagi didasar laut, menimbun mereka semua.

Gempa laut dan gelombang besar

Teori ini mengatakan gesekan dan goncangan di tanah di dasar Lautan Atlantik menghasilkan gelombang dahsyat dan seketika kapal-kapal menjadi hilang kendali dan langsung menuju dasar laut dengan kuat hanya dalam beberapa detik. Adapun hubungannya dengan pesawat, maka goncangan dan gelombang kuat tersebut menyebabkan hilangnya keseimbangan pesawat serta tidak adanya kemampuan bagi pilot untuk menguasai pesawat.

Gravitasi

Gravitasi (medan graviti terbalik, anomali magnetik graviti) dan hubungannya dengan apa yang terjadi di Segitiga Bermuda; sesungguhnya kompas dan alat navigasi elektronik lainnya di dalam pesawat pada saat terbang di atas Segitiga Bermuda akan goncang dan bergerak tidak normal, begitu juga dengan kompas pada kapal, yang menunjukkan kuatnya daya magnet dan anehnya gravitasi yang terbalik.

 

Pangkalan U.F.O.

Pemerintah dan Akademis Independen A.S. mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena tempat tersebut merupakan Pangkalan UFO sekelompok mahkluk luar angkasa/alien yang tidak mau diusik oleh manusia, sehingga kendaraan apapun yang melewati teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda, sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam.

 

Istana Setan

 

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi Muhammad, dikatakan bahwa pertemuan antara suhu panas dan dingin (sejuk) adalah ikatakan larangan ini karena tempat seperti itu adalah tempat yang paling digemari oleh Setan.[1] Karena menurut beberapa pendapat ada yang mengatakan bahwa Segitiga Bermuda merupakan pusat bertemunya antara arus air dingin dengan arus air panas, sehingga akan mengakibatkan pusaran air yang besar/dasyat. Karena bermuda terletak di perairan Atlantik di pertengahan antara benua Amerika bagian utara dan Afrika. Secara mudah lokasi ini adalah kawasan pertembungan dua arus panas dari Afrika dan sejuk dari Amerika Utara.
Menurut beberapa orang muslim meyakini dengan hadist ini yang dianggap telah terjawab tentang misteri Segitiga Bermuda. Perkara-perkara aneh yang sering terjadi itu tentu antara lain disebabkan pertembungan antara panas dan sejuk dan menganggap Istana Setan terletak secara tersembunyi di situ. Kemudian dikatakan pula bahwa Dajjal pada saat sekarang menetap di Segitiga Bermuda itu sampai pada menjelang akhir zaman ia akan keluar.

Air Kehidupan

Menurut Syaikh Imam M. Ma’rifatullah al-Arsy, segitiga bermuda merupan tempat titik terujung di dunia ini. Di tengah kawasan itu terdapat sebuah telaga yang airnya dapat membuat siapa saja yg meminumnya menjadi panjang umur, ditempat itu pula Nabi Khidzir bertahta sebagai penjaga sumber "Air Kehidupan" tersebut. Syaikh Imam Ma’rifatullah berkata kalau penyelamat akhir Zaman Imam Mahdi akan keluar dari Ghaibnya melalui tempat tersebut dengan menggunakan jubah suci berwarna kebiruan.

Tempat yang indah dan berbahaya

Menurut sebuah naskah kuno menyatakan bahwa Raja Iskandar Agung pernah mencoba masuk ke kawasan agung itu dan sekembalinya mereka mengatakan bahwa tempat itu berpasirkan permata dan berbatukan berlian. Tempat yang dipenuhi dengan kabut putih tebal itu sangat indah untuk dipandang tapi sangat berbahaya untuk di datangi.[2]

 

Lorong waktu

Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.
Seorang ilmuwan Amerika yang bernama Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.
Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut:
  • Obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena kadang-kadang ia akan membukanya.
  • Lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.
  • Terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.
Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.
Meskipun beberapa teori dilontarkan, namun tidak ada yang memuaskan sebab munculnya tambahan seperti benda asing bersinar yang mengelilingi pesawat sebelum kontak dengan menara pengawas terputus dan pesawat lenyap.


Penemuan Piramida di Segitiga Bermuda

Beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang. Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.

Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu ombak yang besar dapat membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan di sekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan badai pada permukaan laut.
Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat di atas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan menggelamkan daratan ke dasar laut seiring dengan perubahan penurunan permukaan tanah. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda dianggap pernah menjadi sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida kemungkinan adalah sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, Piramida itu bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Li Hongzhi dalam buku yang berjudul Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut; “Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang, sudah bersejarah puluhan juta tahun.
Namun di banyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Peristiwa-peristiwa terkenal

Penerbangan 19

Salah satu kisah yang terkenal dan bertahan lama dalam banyaknya kasus misterius mengenai hilangnya pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang melintas di segitiga bermuda adalah Penerbangan 19. Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat.

Penerbangan itu terakhir kali terlihat saat lepas landas di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dibuat secara sistematis oleh orang-orang yang ahli penerbangan dan kelautan untuk mengahadapi situasi buruk, namun tiba-tiba dengan mudah menghilang setelah mengirimkan laporan mengenai gejala pandangan yang aneh, dianggap tidak masuk akal.
Karena pesawat-pesawat pada Penerbangan 19 dirancang untuk dapat mengapung di lautan dalam waktu yang lama, maka penyebab hilangnya dianggap karena penerbangan tersebut masih mengapung-apung di lautan menunggu laut yang tenang dan langit yang cerah.
Setelah itu, dikirimkan regu penyelamat untuk menjemput penerbangan tersebut, namun tidak hanya pesawat Penerbangan 19 yang belum ditemukan, regu penyelamat juga ikut lenyap. Karena kecelakaan dalam angkatan laut ini misterius, maka dianggap "penyebab dan alasannya tidak diketahui".
Dan juga ditemukan adanya kaitan segitiga bermuda dengan atlantis yang ditemukan adanya penemuan kota-kota kuno dan berbagai bangunan di segitiga bermuda tersebut". Atlantis yang diduga tenggelam dalam waktu satu hari satu malam diduga kuat tenggelam di segitiga bermuda dan beberapa kawasan lainnya yang mirip dengan kejadian yang ada pada segitiga bermuda tersebut salah satunya yaitu di Indonesia, Malaysia, India, dan lainnya".

Kronologi dari beberapa peristiwa terkenal

  • 1840: HMS Rosalie
  • 1872: The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
  • 1909: The Spray
  • 1917: SS Timandra
  • 1918: USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
  • 1926: SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
  • 1938: HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
  • 1945: Penerbangan 19 menghilang
  • 1952: Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
  • 1962: US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
  • 1970: Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
  • 1972: Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
  • 1976: SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
  • 1978: Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
  • 1980: SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
  • 1995: Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
  • 1997: Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
  • 1999: Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.

Referensi

  1. ^ Abu Hurayrah mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda “Apabila salah seorang berada ditempat yg terbuka atau di tengah matahari sedang bersinar, lalu bayangan yg meneduhinya bergerau sehingga sebagian dari dirinya terletak ditempat panas dan sebagian lagi di tempat sejuk, maka hendaklah dia berdiri atau meninggalkan tempat itu.”
  2. ^ Misteri segitiga bermuda versi islam

Pranala luar


Sabtu, 04 September 2010

Hermawan Sulistio, Profesor dengan seribu pengalaman

Nama Lengkap : Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, MA, PhD, APU
Nama Panggilan : Kikiek Haryodo
Tempat / tgl lahir : Ds Geneng, Ngawi, 4 Juli 1957
Agama : Islam
Jabatan birokrasi : Profesor Riset/Ahli Peneliti Utama Bidang Perkembangan Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Pendidikan:

1. SD Negeri Geneng, Ngawi;
2. SD Negeri Guntur Madiun;
3. SMP Negeri II Madiun;
4. SMA Negeri I Madiun jurusan IPA;
5. Jurusan Fisika, FIPIA Universitas Indonesia (UI);
6. Politik dan Pemerintahan Indonesia, Dept Ilmu Politik, FIIS (FISIP) UI; skripsi "Kepemimpinan di Pesantren: Studi Kasus Tebuireng";
7. Filsafat Politik, Ekstension, STF Driyarkara;
8. Bahasa Inggeris, IELI, State University of New York (SUNY), Buffalo, AS;
9. Southeast Asia Studies Program, Masters of Arts in International Affairs (MAIA), Ohio University, Athens-OH, AS; Ilmu Politik, Literatur, Antropologi;
10. Studi Burma dan bahasa Belanda, SEASSI, Northern Illinois University (NIU), DeKalb-II, AS; mentor: (alm) mantan PM Burma U Nu;
11. Dept of History, Ohio University, Athens-OH, AS; Sejarah Asia Tenggara, Asia Timur, Kolonialisme Eropa;
12. Dept of History, Arizona State University, Tempe-Az, AS; Sejarah Asia Tenggara, Comparative History/Central Asia-Eurasia/Russia, Public History (Ph.D, 1988; Disertasi: "The Forgotten Years").
13. Magang, Airlangga University Press, Unair;
14. Scholarly Publishing Program, Arizona State University, Tempe-Az, AS;
15. Kursus, pelatihan, Pemberantasan Buta Huruf (Penmas DKI); Balai Latihan Kerja Pertanian (BLKP) Lembang; dan lainnya.

Pengalaman Profesional (Akademik):

1. Dosen FISIP-Universitas Nasional (Unas) Jakarta;
2. Wkl Direktur, Pusat Kajian Asia Tenggara Unas;
3. Dosen FISIP Universitas Juanda (Unida), Bogor;
4. Dosen Pasca Sarjana Ilmu Pemerintahan Universitas Achmad Jani (Unjani) Cimahi, Jabar;
5. Dosen Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung;
6. Peneliti Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Polri;
7. Dosen Kursus Perwira Senior (Suspasen) Reserse Polri, Megamendung Jabar;
8. Dosen tamu/narasumber ahli Sespim Polri, Sesko TNI-AD, Sesko TNI-AL, Sesko TNI-AU;
9. Fulbright Visting professor/Scolar-in-Residence, Contemporary History Institute, Ohio University, AS;
10. Research Assistant, Program for Southeast Asian Studies Arizona State University, AS;
11. Asisten Professor, Program for Southeast Asian Studies Arizona State University, AS;
12. Visiting Professor/Scholar-in-Residence, Institute for Southeast Asia Studies (ISEAS) Singapore;
13. Visiting Professor, Department of Conflict Research, Uppsala University, Swedia;
14. Pendiri/Direktur Eksekutif RIDeP (Research Institute for Democracy and Peace);
15. Direktur CONCERN Consultancy & Research;
16. Pembicara/Narasumber, Sidang Pleno (Plenary Session), Parlemen Belgia (Brussels);
17. Visiting Professor, Opporto University, Portugal;
18. Visiting Professor, Walailak University, Nakorn Sri Thamarat, Thailand;
19. Menyelenggarakan Caucus/Workshop di Clingendael Institute Den Haag Belanda; Royal Institute for International Affairs (Chatham House) London; Institute for International Studies (IEEI) Lisboa Portugal; Australian National University (ANU) Canberra dan Tredbo, Australia; Universiti Sains Malaysia (USM) Penang Malaysia; ISEAS-Singapore; FES-Berlin, Jerman; dan lain-lain;
20. Menghadiri kegiatan ilmiah dan rancangan politik di belasan negara (Thailand; Philippines; US; Macau-Hongkong; Portugal; dan lain-lain).


Minggu, Juni 10, 2007
Biodata Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, MA, PhD, APU

Curriculum Vitae Singkat
Calon Gubernur Jatim 2008-2013

Nama Lengkap : Prof (Ris) Hermawan Sulistyo, MA, PhD, APU
Nama Panggilan : Kikiek Haryodo
Tempat / tgl lahir : Ds Geneng, Ngawi, 4 Juli 1957
Agama : Islam
Jabatan birokrasi : Profesor Riset/Ahli Peneliti Utama Bidang Perkembangan Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Pendidikan:

1. SD Negeri Geneng, Ngawi;
2. SD Negeri Guntur Madiun;
3. SMP Negeri II Madiun;
4. SMA Negeri I Madiun jurusan IPA;
5. Jurusan Fisika, FIPIA Universitas Indonesia (UI);
6. Politik dan Pemerintahan Indonesia, Dept Ilmu Politik, FIIS (FISIP) UI; skripsi "Kepemimpinan di Pesantren: Studi Kasus Tebuireng";
7. Filsafat Politik, Ekstension, STF Driyarkara;
8. Bahasa Inggeris, IELI, State University of New York (SUNY), Buffalo, AS;
9. Southeast Asia Studies Program, Masters of Arts in International Affairs (MAIA), Ohio University, Athens-OH, AS; Ilmu Politik, Literatur, Antropologi;
10. Studi Burma dan bahasa Belanda, SEASSI, Northern Illinois University (NIU), DeKalb-II, AS; mentor: (alm) mantan PM Burma U Nu;
11. Dept of History, Ohio University, Athens-OH, AS; Sejarah Asia Tenggara, Asia Timur, Kolonialisme Eropa;
12. Dept of History, Arizona State University, Tempe-Az, AS; Sejarah Asia Tenggara, Comparative History/Central Asia-Eurasia/Russia, Public History (Ph.D, 1988; Disertasi: "The Forgotten Years").
13. Magang, Airlangga University Press, Unair;
14. Scholarly Publishing Program, Arizona State University, Tempe-Az, AS;
15. Kursus, pelatihan, Pemberantasan Buta Huruf (Penmas DKI); Balai Latihan Kerja Pertanian (BLKP) Lembang; dan lainnya.


Pengalaman Profesional (Akademik):

1. Dosen FISIP-Universitas Nasional (Unas) Jakarta;
2. Wkl Direktur, Pusat Kajian Asia Tenggara Unas;
3. Dosen FISIP Universitas Juanda (Unida), Bogor;
4. Dosen Pasca Sarjana Ilmu Pemerintahan Universitas Achmad Jani (Unjani) Cimahi, Jabar;
5. Dosen Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung;
6. Peneliti Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Polri;
7. Dosen Kursus Perwira Senior (Suspasen) Reserse Polri, Megamendung Jabar;
8. Dosen tamu/narasumber ahli Sespim Polri, Sesko TNI-AD, Sesko TNI-AL, Sesko TNI-AU;
9. Fulbright Visting professor/Scolar-in-Residence, Contemporary History Institute, Ohio University, AS;
10. Research Assistant, Program for Southeast Asian Studies Arizona State University, AS;
11. Asisten Professor, Program for Southeast Asian Studies Arizona State University, AS;
12. Visiting Professor/Scholar-in-Residence, Institute for Southeast Asia Studies (ISEAS) Singapore;
13. Visiting Professor, Department of Conflict Research, Uppsala University, Swedia;
14. Pendiri/Direktur Eksekutif RIDeP (Research Institute for Democracy and Peace);
15. Direktur CONCERN Consultancy & Research;
16. Pembicara/Narasumber, Sidang Pleno (Plenary Session), Parlemen Belgia (Brussels);
17. Visiting Professor, Opporto University, Portugal;
18. Visiting Professor, Walailak University, Nakorn Sri Thamarat, Thailand;
19. Menyelenggarakan Caucus/Workshop di Clingendael Institute Den Haag Belanda; Royal Institute for International Affairs (Chatham House) London; Institute for International Studies (IEEI) Lisboa Portugal; Australian National University (ANU) Canberra dan Tredbo, Australia; Universiti Sains Malaysia (USM) Penang Malaysia; ISEAS-Singapore; FES-Berlin, Jerman; dan lain-lain;
20. Menghadiri kegiatan ilmiah dan rancangan politik di belasan negara (Thailand; Philippines; US; Macau-Hongkong; Portugal; dan lain-lain).


(Jurnalistik):

1. Redaktur majalah Gadis (Jakarta);
2. Redaktur tabloid Mutiara (Jakarta);
3. Koresponden Harian Surya di Amerika;
4. Penulis tamu El Mundo, Portugal;
5. Redaktur tamu Harian Sinar harapan (Jakarta);
6. Kolumnis tamu harian Jawa Pos (Surabaya);
7. Redpel/Wapemred majalah TSM (Teknologi dan Strategi Militer);
8. Aspemred Harian Jayakarta (Jakarta);
9. Pollster, Harian Suara Pembaruan (Jakarta);
10. Loper koran The Arizona Republic (Arizona, AS);
11. Redaktur Jurnal Ilmu Politik (AIPI);
12. Wapemred Jurnal Masyarakat Indonesia (LIPI);
13. Redaktur Ahli Jurnal Ilmu Kepolisian;
14. Kolumnis tamu Harian Suara Karya;
15. Menulis ratusan artikel di media massa dan jurnal di dalam dan luar negeri;
16. Menulis, menyunting, menerjemahkan puluhan buku (di dalam dan luar negeri)
17. Presenter Kuliner TvOne

Lain-lain:

1. Penasihat Pondok Pesantren Al-Asy'ari Ceweng, Dander, Bojonegoro;
2. Narasumber Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR);
3. Narasumber Direksi PTPN XI Jatim;
4. Narasumber Ahli, Mabes POLRI/Kapolri;
5. CEO Penerbit Pensil-324;
6. CEO Bukafe-324 (bookstore, cafe & warnet);
7. Project Officer pameran, event olahraga, kebudayaan & seni, pelatihan, seminar dan kaukus di dalam dan luar negeri (Pemilihan Putri Remaja majalah Gadis; Pameran Indonesia Today di Singapore; Asian Aerospace & Defense Exhibition Singapore/Bangkok; Indonesia Open International Karate Tournament; Ryamizard Ryacudu Cup; seri seminar RIDeP; Gladian Nasional Pecinta Alam di Pleihiari Kalsel; seri peragaan Iptek untuk remaja, dan puluhan lainnya);
8. Anggota Japan Karate-do International (JKA) wilayah Amerika (pernah Juara III Kumite Midwest Amerika);
9. Ketua Bidang Litbang Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB-FORKI);
10. Sekjen Institut Karate-do Indonesia (PP-INKAI);
11. Penasihat masjid Raudlatul Muslimin Depok;
12. Sekjen Senat Mahasiswa FIIS-UI; Sekjen Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) - UI;
13. "Bapak" Kelompok Ilmiah Remaja (KIR);
14. Mengasuh anak-anak jalanan di Jakarta dan Aceh (Meulaboh) bersama YNDN;
15. Mengasuh & Mendidik anak-anak jalanan KRUCIL dari Jakarta, di Surabaya;
16. Melakukan perjalanan intelektual di negara-negara Asia Tenggara, Hongkong, Jepang, Australia, Eropa Barat dan Eropa Utara, Amerika Utara hingga Amerika Latin, sebagian besar wilayah Indonesia.




definisi cinta menurut para ahli

AHLI MATEMATIKA
Cinta adalah suatu situasi dimana 1+1 bisa sama dengan 3, 4, 5 dan seterusnya...

AHLI FISIKA
Cinta adalah gaya tarik menarik antara dua manusia berlainan jenis (cowok & cewek) yang besarnya berbanding lurus dengan berat badan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak rumah keduanya.

AHLI KIMIA
Cinta terbentuk dari beberapa unsur yaitu P (Pandangan), Se (Senyuman), Li (Lirikan), Be (Belaian), Ra (Rayuan & Rabaan), Cu (ciuman), K (Kecupan) yang kalau direaksikan dalam ruangan yang remang-remang bisa menimbulkan ledakan dahsyat.

AHLI KEPENDUDUKAN
Cinta adalah penyebab ledakan penduduk (yang lebih dahsyat dibandingkan ledakan nuklir).

AHLI OLAHRAGA
Cinta harus didahului dengan warming up, supaya tidak terkilir.

AHLI MAKANAN
Cinta adalah suatu situasi yang bisa membuat tai kucing serasa coklat.

Petikan wawancara Bayu Sutiyono dengan Megawati (02/06/2004) Part I

BS:Jadi, kalau sekarang Ibu menggunakan media juga, Ibu bertemu dengan keluarga Nirmala Bonat, kemarin, TKW (tenaga kerja wanita) kita yang disiksa di Malaysia. Tapi, Ibu tidak merasa perlu untuk bicara atau berkunjung ke Pulau Nunukan di Kalimantan, ketika TKW kita mendapat masalah, terusir dari Malaysia. MS:Bagi saya, hal-hal seperti itu bukan suatu hal yang… Bahwa saya harus pergi ke Nunukan. Karena bagaimana pun juga, yang namanya presiden itu, tentunya juga, tanggung jawabnya, kerjanya, itu juga begitu banyak. Jadi kalau setiap saat, suatu kejadian, presiden harus berkunjung… Sedangkan sebenarnya, begitu banyak telah saya lakukan. Dalam mengoperasionalkan bagaimana cara penyelamatan, dengan melalui Departemen Perhubungan, mengirimkan kapal, mengirimkan berapa menteri." ( waduh ... kalau jadi Presiden diwajarkan yah bicara seperti ini???)

wawancara selengkapnya :
Liputan6.com, Jakarta: Diam itu emas. Peribahasa satu ini tampaknya betul-betul dicamkan dalam pribadi Megawati Sukarnoputri. Lantaran itulah dia tak mau cepat melontarkan kata-kata, terutama menyangkut persoalan yang dinilainya masih bisa ditangani bawahannya dalam jajaran Kabinet Gotong Royong. Keputusan itu rupanya diambil lantaran di satu waktu lampau, pernyataan orang nomor satu di Indonesia ini dipelintir sejumlah kuli tinta. “Saya tak mau [kejadian] itu terulang lagi,” tutur Megawati, saat berdialog secara khusus dengan reporter SCTV Bayu Sutiyono, Selasa (1/6), di Jakarta.
Namun memang, belakangan perumpamaan diam adalah emas mulai bergeser. Boleh jadi, itu dilakukan menjelang Pemilihan Umum Eksekutif yang bakal digelar pada 5 Juli mendatang. Bahkan, jauh hari sebelum masa kampanye, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyempatkan diri bertatap muka sambil menjawab sederet pertanyaan wartawan [baca: Mega Bersedia Menjawab Pertanyaan Wartawan]. Pada peristiwa yang jarang dilakukan selama menjabat presiden itu, Mega mengatakan bahwa pemilihan presiden mendatang bukanlah sekadar persoalan menang atau kalah.
Keteguhan memegang prinsip telah menjadi jalan hidup putri sulung Presiden Pertama RI Soekarno. Sebab bagi dia, sikap itulah yang menjadikannya siap menjadi pemimpin bangsa Indonesia untuk periode lima tahun mendatang. Beragam proyeksi kinerja, visi, dan target yang hendak dilaksanakannya, dapat disimak dalam wawancara khusus pada kesempatan ini. Berikut petikannya:
Bayu Sutiyono (BS):Secara spesifik, dapatkah Ibu memberikan gambaran, apa saja keberhasilan yang Ibu lakukan selama tiga tahun belakangan ini semasa menjadi presiden RI? Apa saja menurut Ibu yang konkretnya? Megawati Sukarnoputri (MS): Satu, ya.
BS: Boleh. Kalau Ibu merasa ada dua keberhasilan. MS:Ya sekarang, yang paling konkret tentunya. Pemerintahan kami ini dapat menyelesaikan masalah yang sangat besar dan sangat substansial. Yaitu masalah BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Yang seperti Anda ketahui, ketika Keppres (Keputusan Presiden) dari pembentukan BPPN itu dibuat, yaitu dari sejak zaman Presiden Soeharto, terus berjalan, sampai ketika saya mendapatkan tugas untuk menjadi presiden Republik Indonesia. Karena banyak sekali masalah yang terkait dengan masalah perekonomian, atau masalah ekonomi, itu berada di BPPN itu.
BS: Jadi, menurut Ibu, itu salah satu keberhasilan? Atau, satu-satunya keberhasilan di pemerintahan Ibu? MS:Ya, banyak sekali masalah keberhasilan. Yang seharusnya juga, Anda sudah mengetahuinya. Apakah perlu saya sebutkan satu per satu?
BS:Saking banyaknya mungkin, ya Bu? Tapi, yang di tengah masyarakat dikatakan, mereka mengakui ada beberapa keberhasilan yang dicapai pemerintahan sekarang yang dipimpin Ibu sebagai presiden. Tapi, kenapa sih Bu, kurang sampai keberhasilan itu ke telinga masyarakat. Masyarakat kurang tahu bahwa, BPPN ini, seperti Ibu katakan tadi. Menurut saya, itu sebuah pernyataan yang banyak orang yang belum mengerti. Bahwa, BPPN itu sudah dari sejak zaman Pak Harto [Presiden Soeharto], dirunut sedemikian rupa, dan di zaman Ibu selesai tugasnya dengan baik. Kenapa Bu, menurut Ibu, di pemerintahan Ibu, itu [soal BPPN] kurang sampai ke masyarakat? MS:Ya, sebetulnya juga peran media pers itu sendiri. Yang tidak mendukung. Selalu mengatakan demikian. Karena sebenarnya, mereka [pers] itu tahu persis. Dalam sidang kabinet paripurna, dalam sidang kabinet terbatas, dalam rapat terbatas yang kami lakukan, kami selalu mengadakan konferensi pers. Tapi kelihatannya, kalau hal-hal seperti itu bukan merupakan suatu hal yang menarik bagi kalangan pers sendiri.
BS: Atau, jangan-jangan persnya itu, kepengen bertemu dengan Ibu langsung. Tapi, Ibu yang kurang sreg bertemu dengan media? MS:Ya, memang pada waktu yang lalu saya sering mengatakan. Bagaimana bisa media pers itu melakukan satu komunikasi yang positif. Karena banyak sekali kalau kita lihat. Saya mempunyai file, dari pernyataan-pernyataan yang seringkali dipelintir [media massa]. Yang seringkali tidak diberi, atau quotation-nya [kutipan] itu tidak begitu baik.
BS: Misalnya, Bu? Misalnya? Apa pelintiran media yang Ibu rasa, nggak cocok? MS: Saya pernah punya satu pengalaman.
BS: Boleh bagi-bagi, Bu? MS: Ketika ada satu media yang mengatakan, saya ini sama dengan seorang yang, pada waktu itu, kerjanya itu, senang memakan bangkai.
BS: Sumanto [lelaki asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang terbukti memakan mayat], waktu itu disebutnya ya, Bu? MS: Sumanto. Bayangkan! Apakah begitu, ya? Peranan pers seperti itu.
BS: Ibu kaget waktu itu? MS: Bukan kaget. Saya hanya merasa sangat tersinggung. Karena, bagaimana suatu media pers itu sampai pada suatu taraf seperti begitu.
BS:Wajar kalau Ibu sampai begitu tersinggung. Tapi, ke belakang [bila melihat pada masa sebelumnya], bukankah Ibu juga dibesarkan oleh media di zaman Orde Baru dulu? Ketika Ibu memimpin PDI sampai ke PDI Perjuangan, dan akhirnya menjadi presiden? MS:Oh, ya. Saya memang pada waktu yang lalu, saya sangat erat dengan media pers. Karena bukan saya tidak mau, melakukan satu komunikasi. Karena tadi saya mengatakan, yang diperlukan adalah satu komunikasi yang positif. Masa saya harus selalu menerangkan, meyakinkan, bahwa apa yang saya lakukan itu sebenarnya memang benar saya lakukan dengan cara saya. Dan saya merasa yakin, itu adalah cara terbaik pada saat ini untuk dilakukan. Tetapi, ketika media pers menanggapinya dengan mempelintir atau mencari suatu momen, atau keinginan lain…
BS: Masa sih? Ibu yang begitu bermental baja ketika PDI dulu diobok-obok, dengan satu kasus dari media yang memelintir berita, Ibu sudah patah arang? MS:Saya tidak patah arang. Tapi saya hanya ingin melakukan suatu keputusan. Apakah saya hanya meladeni keadaan seperti begitu, atau saya bekerja keras karena memang beban. Yang saya pikul itu cukup berat, dalam waktu tiga tahunan yang begini singkat. Saya harus bisa banyak melakukan hal-hal yang selama itu tidak bisa diselesaikan. Seperti tadi yang saya katakan, suatu hal seperti masalah BPPN.
BS: Ooo, jadi, kapok alasannya, Bu? Karena selama ini akhirnya Ibu tidak mau bicara di media? MS: Buktinya saya sekarang bicara dengan Anda! Apa saya kapok? Kalau saya kapok, saya selama ini tidak akan berbicara.
BS: Kenapa Ibu sekarang bersahabat? Apakah karena sudah masa kampanye? MS: Ya, memang. Kampanye ini saya harus mempergunakan segala kemungkinan. Antara lain, tentunya dengan media pers. Tetapi saya juga mengatakan kepada tim sukses saya, sampai seberapa jauh juga media ini bisa mengambil momen atau kesempatan dengan saya?
BS:Jadi, kalau sekarang Ibu menggunakan media juga, Ibu bertemu dengan keluarga Nirmala Bonat, kemarin, TKW (tenaga kerja wanita) kita yang disiksa di Malaysia. Tapi, Ibu tidak merasa perlu untuk bicara atau berkunjung ke Pulau Nunukan di Kalimantan, ketika TKW kita mendapat masalah, terusir dari Malaysia. MS:Bagi saya, hal-hal seperti itu bukan suatu hal yang… Bahwa saya harus pergi ke Nunukan. Karena bagaimana pun juga, yang namanya presiden itu, tentunya juga, tanggung jawabnya, kerjanya, itu juga begitu banyak. Jadi kalau setiap saat, suatu kejadian, presiden harus berkunjung… Sedangkan sebenarnya, begitu banyak telah saya lakukan. Dalam mengoperasionalkan bagaimana cara penyelamatan, dengan melalui Departemen Perhubungan, mengirimkan kapal, mengirimkan berapa menteri. Kalau itu pun dinyatakan, sepertinya itulah bagian yang namanya memelintir dari media. Karena bagaimana pun juga, pada saat itu saya belum bisa ke sana. Lalu, apakah artiannya, saya di-force untuk pergi ke sana? Karena sebagai presiden itu tidaklah seperti orang biasa. Saya bisa datang, menjinjing tas, lalu datang ke sana. Tapi bagaimana pun juga memang ada hal-hal yang harus dilakukan oleh saya.
BS:Tapi, apakah Ibu tidak terganggu melihat, mungkin oleh media massa, terutama di media cetak kita, Presiden Filipina [Gloria Macapagal-Arroyo], menyambut dan menghibur TKW mereka, yang juga terusir dari Malaysia? Sebagai sebuah komunikasi politik? MS:Banyak hal yang saya lakukan, ketika saya menjadi wapres (wakil presiden). Kalau itu hanya untuk dijadikan komoditas di dalam pers saja. Apa yang dilakukan Presiden Arroyo, saya sangat appreciate. Saya telfon beliau, menyatakan…
BS: Ibu telfon waktu itu ke sana, ya? MS: Ya, makanya. Apa perlu saya beritakan juga, bahwa saya telfon ini, saya telfon itu? Jadi bagaimana pun juga…
BS: Tapi, ini hal yang kami baru tahu. Jadi, wajar kalau, mungkin, ada baiknya juga kalau Ibu berbicara mengenai hal-hal semacam itu, Bu. MS: Ya, kalau saya belum mau ngomong?
BS:Oke. Baik, Bu. Mudah-mudahan, tapi saya, atau media bahkan di seluruh Indonesia berharap, Ibu tidak kapok. Dan terus akan bersahabat dengan media. MS:Tergantung juga dari medianya. Kalau medianya selalu menjelekkan saya, buat apa saya mengadakan satu komunikasi dengan media itu.
BS: Partai, PDI Perjuangan yang Ibu pimpin sampai sekarang sebagai ketua umumnya disebut partai wong cilik. Tetapi beberapa kebijakannya. Bahkan ketika Ibu menjadi presidennya, beberapa kebijakannya bertolak belakang untuk membela wong cilik, seperti penggusuran. Apa tanggapan Ibu? MS:Itu satu hal saya berkeinginan media pers itu mempunyai satu latar belakang. Dan asal jangan langsung memvonis. Karena memang, meskipun saya menjadi seorang ketua umum partai. Tetapi ketika menjadi presiden maka tentunya saya harus meluruhkan kepentingan kelompok atau partai saya itu sendiri. Kalau saya sebagai presiden sekarang ingin mempergunakan kesempatan itu hanya untuk kepentingan PDI Perjuangan. Itu akan saya bisa lakukan. Tetapi hal itu tak saya lakukan. Masalah penggusuran… adalah satu hal…
BS: Tetapi, Ibu setuju tidak… MS: Nanti dulu. Ini, kan, yang saya tidak senang.
BS: Baik… Baik… MS: Ketika sedang saya bicara Anda dengarkan saya.
BS: Baik… Silakan Ibu. MS:Sebagai hal penggusuran itu juga suatu hal yang berbeda jangan disangkutkan dengan kepentingan saya sebagai ketua partai atau presiden. Penggusuran itu pun harus kita lihat sebagai hal obyektif. Karena memang banyak masalah. Yang antara lain tidak pernah dengan baik dimunculkan untuk bisa mendapatkan suatu masukan yang obyektif bahwa mengapa mereka itu tinggal. Betul mereka adalah masyarakat yang membutuhkan bantuan kita. Tetapi di satu sisi juga kita harus memberikan suatu pendidikan pada mereka bahwa untuk hidup, tinggal, dan sebagainya itu juga ada suatu peraturan yang perlu diketahui dengan baik. Dan saya kira hal-hal seperti itu sudah banyak yang mengetahui dengan baik.
BS:Tetapi Ibu waktu itu sempat mengucapkan sebuah pernyataan bahwa ini ada indikasi permainan dari kepala daerahnya. Sungguh-sungguh itu Ibu diucapkan? MS: Maksudnya apa? Saya malah tak jelas apa yang Anda katakan.
BS: Karena penggusuran waktu itu di Jakarta terjadi. Ibu mengatakan ini ada sebuah… MS: Saya tak pernah mengatakan seperti itu.
BS: Pernah sih, Ibu. Tapi begini… MS: Saya tak pernah ngomong. Siapa yang bilang seperti itu kepada Anda.
BS: Ada, kita punya catatannya Ibu. Tapi begini… MS: Catatan dari mana?
BS: Kami punya catatan atau rekamannya. Memang kami tak bisa membawanya sekarang, Ibu. Tetapi… MS: Rekaman dari siapa? Saya tidak pernah bertemu dengan Anda.
BS: Ketika ditanya, Ibu mengucapkan dampak dari… MS: Ditanya oleh siapa?
BS: Oleh wartawan. MS: Wartawan mana? Saya tidak pernah bertemu dengan wartawan. Karena waktu itu saya tak mau ngomong.
BS:Baik, Bu. Mungkin saja Ibu lupa atau bisa saja media [massa] yang lupa. Tapi begini. Ada kekhawatiran orang ketika Ibu tidak saja masalah penggusuran dan lain-lain. Tetapi ada masalah-masalah sosial dan bencana di mana kemudian Ibu tidak turun langsung sebagai presiden yang diharapkan bisa turut menghibur rakyatnya di lapangan di daerah bencana. Orang bilang, jangan-jangan Ibu tidak bisa memahami bagaimana wong cilik itu karena Ibu sudah lahir sebagai anak presiden. Tanggapan Ibu apa? MS: Hal-hal seperti ini yang memang tidak begitu saya senangi. Karena saya hanya disudutkan di suatu corner. Anda sebagai penanya itu selalu tidak memberikan suatu kesempatan kepada orang yang akan menjawab persoalan itu. Karena siapa yang akan minta ditakdirkan untuk lahir di suatu tempat. Anda pun saya kira tidak begitu juga. Jadi apa korelasinya saya harus menjawab hal itu
BS: Baik, enggak apa-apa kalau Ibu tak jawab. Sekarang boleh saya beralih sedikit, masalah Aceh. Menurut Ibu secara garis besar saja, adakah keputusan Ibu sebagai seorang presiden selama tiga tahun belakangan ini yang ternyata keputusan itu menjadi sangat penting dan sangat baik bagi bangsa dan negara kita. MS: Apa yang dimaksud dengan keputusan.
BS: Apa saja. Ibu mungkin memutuskan sesuatu bersama kabinet Ibu. MS: Coba jelaskan kembali.
BS: Atau begini, Bu. Kita ingat Ibu pernah berbicara kalau terpilih [jadi presiden] pada waktu 1999. Dengan membahasakan diri sebagai Cut Nyak waktu itu. Kalau saya terpilih… MS:Saya ingat. Makanya saya debat Anda mana yang saya ingat. Jangan bermain kata. Memang, benar… Benar… Tetapi kan saya juga akan menanyakan sekarang ini apakah proses untuk masalah Aceh itu tidak saya lakukan dengan suatu kesabaran yang tinggi. Berapa banyak perundingan yang dilakukan. Sampai saat terakhir, saya masih terus menanyakan apakah kalian [pihak Gerakan Aceh Merdeka] akan terus duduk semeja untuk melakukan suatu perundingan. Tetapi, tentunya, sebagai Presiden Republik Indonesia yang diberikan mandat untuk menjaga keutuhan wilayah republik ini. Saya juga memberikan syarat-syarat bahwa akan ada suatu perundingan dengan satu syarat bahwa yaitu kami [pemerintah] tetap menghendaki kalian [GAM] kembali sebagai warga bangsa.
BS: Itu Ibu sampaikan dan… MS: Tunggu dulu, saya sedang bicara. Yah, Anda selalu memotong.
BS: Baik, Ibu. Saya berikan kesempatan lagi kepada Ibu untuk bicara MS:Ya, tentu. Saya minta dengan Anda. Anda yang bertanya saya yang menjawab. Dengan demikian, tentunya, saya mengatakan tetapi kepentingan yang paling utama adalah menjaga wilayah Republik Indonesia. Dan, perundingan itu gagal bukan oleh delegasi kita. Tetapi oleh mereka [pihak GAM]. Mereka mengatakan, mereka tidak akan bersatu dan akan mengangkat senjata.
BS:Ibu sampaikan itu… kepada masyarakat Aceh secara kontinyu, secara terus-menerus. Ibu, misalnya, berbicara langsung kepada tokoh masyarakat Aceh. MS:Oh, iya. Saya beberapa kali didatangi oleh kalangan tokoh masyarakat [Aceh]. Yang saya katakan bahwa kalau untuk keutuhan negara Republik Indonesia tidak ada jalan lain. Sebagai presiden, saya harus melakukan dan itu bukan untuk Aceh saja. Untuk seluruh wilayah republik kita.
BS: Waktu itu Ibu juga pernah bicara di Masjid Raya (Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, September 2001–Red) [baca: Interupsi Mewarnai Pidato Megawati di Aceh]. Sebetulnya banyak yang sangat salut dengan keputusan Ibu untuk berkunjung ke Aceh. Tetapi ketika Ibu kemudian ada pertanyaan dari mahasiswa pada saat itu, Ibu malah kelihatan marah. Kenapa sih, Bu, waktu itu? MS: Karena mahasiswanya tidak sopan.
BS: Menurut Ibu? MS: Bukan menurut saya, semua orang juga mengatakan seperti itu.
BS: Ibu berkeberatan kalau mahasiswa berdialog karena mereka pasti ingin berdialog dengan Ibu? MS:Tentu saja, tapi dialog itu tentunya dengan suatu cara. Dengan cara yang sopan santunnya ada. Saya adalah tamu di situ. Saya diundang. Dan, kalau saat itu lalu diajukan pertanyaan. Bayangkan di masjid bertanya seperti itu. Saya, kan, juga…
BS: Kok, Ibu merasa sebagai tamu di Aceh? MS: Bukan, saya diundang untuk datang ke masjid. Itukan sebagai tamu karena di masjid itu ada imam besarnya.
BS: Mereka kan semua rakyat dari ibu? MS: Oh, ya memang.
BS: Anak-anak dari Ibu. MS: Betul.
BS: Tidak boleh mereka bertanya seperti itu? MS: Boleh, tetapi bukan dengan sikap seperti itu. Kita ini adalah bangsa yang berbudaya.
BS: Tapi itu bukan menjadikan Ibu jadi takut berdiskusi atau mendapat pertanyaan atau kritik di muka umum? MS: Selama saya menjadi presiden kini yang ada yang saya terima adalah kritik.
BS: Maaf, apakah Ibu seseorang yang gampang marah, Bu? MS: Menurut Anda.
BS: Kalau sampai sekarang sih tidak. Tetapi kalau… MS: Tidak perlu didialogkan hal itu.
BS:Saya pindah lagi ke topik lain. Ini berdekatan dengan Pemilihan Presiden 5 Juli mendatang. Apa Ibu merasa presiden yang cakap? Maksudnya saya begini, Ibu. Kita pernah punya, ayah Ibu sendiri Soekarno, presiden yang sangat dikenal di dunia internasional. Soeharto yang otoriter dan Habibie yang sangat mengerti teknologi. Kalau Ibu, apa? Presiden yang bagaimana menurut Ibu dan menjadi kelebihan Ibu dibanding calon presiden yang lain yang ada saat ini? MS: Pertanyaan aneh menurut saya itu. Karena mana mungkin saya membicarakan diri saya sendiri.
BS: Ibu merasa tak mempunyai kelebihan dibanding calon presiden lain? MS: Biarlah rakyat yang menilai.
BS:Baik. Tapi, selain Ibu sebagai seorang wanita dibanding calon presiden yang lain. Ibu merasa apa modal Ibu ketika Ibu maju sebagai kandidat presiden kali ini. MS:Saya tidak maju sendiri, Saya diputuskan oleh kongres partai [Kongres PDIP]. Dan, itu sampai dua kali. Berarti bahwa mandat dari bagian rakyat Indonesia yang menjadi anggota dari PDI Perjuangan memberikan suatu kepercayaan kepada ketua umumnya. Jadi bukan kepada saya pribadi, tetapi kepada ketua umumnya untuk ditetapkan sebagai calon presiden. Dan mandat itu… adalah penugasan partai, tentunya harus saya terima.
BS: Jadi Ibu yakin bisa memenangkan Pemilu Presiden tahun ini? MS: Oh, saya tetap terus berjuang. Saya optimis [optimistis].
BS:Apa dasar Ibu untuk optimis? Mesin politik Ibu yang cukup kuat karena Ibu memerintah saat ini? Uang? Atau nama besar Soekarno yang masih ada di belakang nama Ibu? MS: Bapak saya memang seorang yang besar. Dia adalah seorang proklamator. Tapi juga saya kira jangan dong selalu. Kenapa sih… Tidak fair menurut saya. Kalau sepertinya apa yang saya capai itu karena nama besar ayah saya. Tadi saya tegaskan bahwa ayah saya seorang yang besar. Dia membuat republik ini. Dan, tadi juga saya katakan apakah ada yang bisa menggugat kalau saya ditakdirkan untuk menjadi anak beliau. Jadi itu suatu hal yang lain. Dan, masalah keberhasilan saya itu tendangan kerja keras. Bukan oleh saya saja. Tapi oleh seluruh mereka yang mendukung saya, orang-orang, kader-kader partai yang ada, yang terus membantu sampai sekarang dengan semangat juang yang tinggi. itulah idealisme yang saya miliki.
BS:Baik, Ibu terima kasih waktunya bersama kami [SCTV]. Saya tahu Ibu cape, dan masa kampanye masih berlanjut, Dan saya ucapkan selamat berjuang untuk Ibu. MS: Terima kasih.

Majikan Nirmala Bonat Bebas Bayar Jaminan Rp 199,7 Juta

Suara Merdeka
Selasa, 20 juli 2004

JAKARTA- Masih ingat penganiayaan yang dialami Nirmala Bonat di Malaysia? PengadilanTinggi Malaysia menetapkan putusan bebas dengan jaminan terhadap Yim Pek Ha, ibu rumah tangga yang dituduh menganiaya Nirmala.
The Star terbitan Senin (19/7) menyebutkan, Yim tidak harus ditahan di penjara sembari menunggu persidangan kasusnya yang digelar Senin (26/7). Namun bekas majikan Nirmala itu harus membayar jaminan 85 ribu Ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp 199.750.000 (dengan kurs 1 RM=Rp 2.350). Hakim Abdul Kadir Musa mengatakan, kesehatan Yim terganggu. Dia butuh pemeriksaan serta perawatan serius.
Penderitaan yang dialami Nirmala ramai diberitakan berbagai media beberapa waktu lalu. Sikap kejam majikan TKW asal Kupang itu sempat mengundang perhatian pejabat pemerintah serta masyarakat negeri Jiran, tempat Nirmala bekerja.

Luka Tusukan
The Star juga memberitakan seorang pembantu rumah tangga asal Jawa ditemukan tewas dengan luka tusukan di Malaysia. Perempuan berusia 41 tahun itu bekerja untuk keluarga seorang hakim. Korban ditemukan sudah meninggal di lereng bukit di Taman Sri Timah, Kajang, Senin (19/7).
Polisi menemukan korban sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau sekitar satu jam setelah majikannya mengetahui pembantu tersebut hilang dari kamarnya. Korban hanya diidentifikasi bernama Ismawati. Tumpahan darah ditemukan di kamarnya yang kosong.
Majikan TKW kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Aparat langsung menelusuri jejak-jejak darah dari kamarnya hingga sampai di sebuah lereng bukit tempat mayat Ismawati ditemukan.
Tiga jam kemudian, polisi menangkap dan menahan seorang pemuda berusia 28 tahun yang dicurigai terlibat dalam kasus itu. Sebelumnya anjing pelacak mengikuti bekas-bekas darah korban hingga ke rumah kontrakan tersangka yang lokasinya sekitar 100 meter dari kediaman majikan korban.
Polisi menduga yang menyerang Ismawati lebih dari seorang. Mereka juga yakin korban mengenal para penyerangnya. (dtc-83)